Jumat, 14 September 2018

Mengenal Pengertian Dari Ovarium


Mengenal Pengertian Dari Ovarium




Ovarium atau indung telur adalah salah satu organ reproduksi pada wanita yang berfungsi untuk memproduksi sel telur dan hormon. Manusia memiliki dua buah ovarium, di kiri dan kanan. Bentuk dari ovarium adalah oval dan memiliki panjang sekitar 4 cm., lebar 3 cm dan diameter sekitar 2 cm. Warna dari ovarium biasanya abu kemerahan dan memiliki permukaan yang tidak rata.

Ovarium memiliki 3 lapisan utama, yaitu :


  • Bagian permukaan, merupakan bagian terluar dari ovarium yang disusun oleh epitel kuboid selapis atau yang biasa disebut epitel germinal.
  • Korteks, korteks merupakan bagian yang terletak setelah bagian permukaan. Sebagian besar disusun oleh jaringan ikat. Korteks merupakan tempat ditemukannya sel folikel dan oosit.  
  • Medulla, medulla merupakan bagian terdalam dari ovarium yang disusun oleh jaringan neurovaskular.

Fungsi Reproduksi


  • Pada setiap ovarium akan terjadi perkembangan sel telur. Pada proses ini sel telur akan disertai dengan sekelompok sel yang disebut sel folikel (sel yang berisi cairan tempat tumbuhnya sel telur). Perkembangan dari sel folikel ini akan dirangsang oleh hormon Follicle Stimulating 
  • sedangkan oosit tidak akan berkembang menjadi sel ovum matang sampai dimulainya masa pubertas.
Setelah mulai memasuki masa pubertas, ovum yang sudah matang akan dilepaskan dari sel folikel dan dikeluarkan dari ovarium ke uterus (rahim). Sel ovum siap untuk dibuahi oleh sel sperma pria. Apabila sel tersebut tidak dibuahi, maka seorang wanita akan mengalami masa mestruasi, yaitu luruhnya dinding endometrium bersama dengan sel ovum yang tidak dibuahi. Sedangkan apabila sel ovum berhasil dibuahi oleh sel sperma, maka hasil pertemuan keduanya atau yang biasa disebut hasil fertilisasi akan tumbuh dan berkembang di uterus (rahim) menjadi embrio. Tour Murah


Pengertian dan Manfaat Suplemen Pada Makanan


Pengertian dan Manfaat Suplemen Pada Makanan





Suplemen makanan adalah produk tambahan yang mengandung zat gizi dan non gizi dalam bentuk kapsul, tablet, bubuk, atau cairan yang berfungsi sebagai pelengkap kekurangan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh guna menjaga vitalitas tubuh agar tetap prima. Suplemen makanan hanya pelengkap dan bukan pengganti (substitusi) makanan sehari-hari.

Suplemen makanan dapat berupa elemen-mineral, vitamin atau zat gizi lain seperti serat, asam amino, asam lemak maupun zat esensial lain. Beberapa suplemen memang mengandung bahan berkhasiat yang berasal dari alam, sehingga dalam keadaan tertentu pemberian suplemen memang dianjurkan.

Namun, banyak orang salah persepsi tentang suplemen. Mereka beranggapan suplemen adalah obat yang mampu menggantikan makanan pokok. Padahal menurut BPOM, suplemen tidak boleh diklaim mampu mencegah atau menyembuhkan penyakit tertentu akan tetapi hanya bisa mengurangi risiko terjadinya sesuatu akibat penyakit tersebut, bukan mengobati penyakitnya.

Bila makanan yang kita makan sudah memenuhi prinsip empat sehat lima sempurna, maka penambahan suplemen tentu tidak dianjurkan, karena kebutuhan gizi sudah terpenuhi. Sebaliknya, jika kecukupan zat gizi kita tidak terpenuhi maka mengkonsumsi suplemen makanan patut dipertimbangkan.

Ada sebagian orang yang memiliki resiko kekurangan gizi yang diakibatkan oleh beberapa faktor seperti dalam keadaan sakit, ibu hamil atau menyusui, melakukan diet rendah kalori, para lansia atau pada orang yang mengalami gangguan penyerapan zat gizi seperti pecandu rokok atau alkohol.
Masyarakat seringkali tergiur oleh iklan di media massa yang cenderung mengajarkan hal yang salah. Digambarkan bahwa pengertian suplemen makanan adalah makanan pengganti dengan berbagai kandungan zat gizi yang dibutuhkan tubuh, ini tidak benar, suplemen hanya pelengkap. Apalagi jika disebutkan bahwa kalau tidak mengkonsumsi suplemen tersebut, orang akan jatuh sakit. Jadi, harus pandai memilih sesuai kebutuhan tubuh anda.  Tour Murah

Sebagai makanan tambahan atau pelengkap makanan, suplemen makanan tentunya harus benar-benar dikonsumsi dalam kondisi dan indikasi yang tepat, sesuai kondisi tubuh seseorang.